{"id":1122,"date":"2017-11-24T02:02:08","date_gmt":"2017-11-24T02:02:08","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/?p=1122"},"modified":"2017-11-24T02:02:32","modified_gmt":"2017-11-24T02:02:32","slug":"mengenal-calon-dirjen-pajak-indonesia-yang-baru-robert-pakpahanjelang-akhir-masa-jabatan-ketua-ojk-temui-presiden-jokowi-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/mengenal-calon-dirjen-pajak-indonesia-yang-baru-robert-pakpahanjelang-akhir-masa-jabatan-ketua-ojk-temui-presiden-jokowi-2\/","title":{"rendered":"Mengenal Calon Dirjen Pajak Indonesia yang Baru, Robert Pakpahan"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA<\/strong>, Nama <a class=\"inner-link\" href=\"http:\/\/indeks.kompas.com\/tag\/Robert-Pakpahan\" target=\"_blank\">Robert Pakpahan<\/a> disebut-sebut sebagai calon pengganti Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan saat ini, Ken Dwijugiasteadi. Masa bakti Ken akan berakhir pada akhir bulan November 2017 ini sehingga penggantinya efektif mengisi jabatan tersebut pada 1 Desember 2017 mendatang. Berdasarkan pemberitaan The Jakarta Post pada Kamis (23\/11\/2017) siang, salah satu sumber dari Istana Presiden mengungkap nama Robert sebagai calon pengganti Ken. Lantas, siapakah Robert dan apa kiprahnya selama ini sebelum disebut mengisi posisi tersebut? Berdasarkan laman resmi Kementerian Keuangan di weblama.kemenkeu.go.id, Robert kini merupakan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementerian Keuangan.<\/p>\n<p>Pria kelahiran Tanjung Balai, 20 Oktober 1959 itu sudah meniti karir di dunia keuangan sebagai Tenaga Pengkaji\u00a0Bidang Ekstensifikasi dan Intensifikasi\u00a0Pajak dari tahun 2003 hingga\u00a02005 silam. Robert juga dipercaya menjadi Direktur Potensi dan Sistem\u00a0Perpajakan hingga tahun 2006 dan\u00a0sebagai Direktur Transformasi Proses Bisnis.\u00a0 Dia pun pernah mengemban tugas Staf Ahli\u00a0Bidang Penerimaan Negara pada tahun\u00a02011 hingga dilantik menjadi Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan per 27 November 2013. Bersamaan dengan penyempurnaan sistem organisasi di Kementerian Keuangan, Robert kembali dilantik pada 19 Maret 2015 sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko sampai hari ini.<\/p>\n<p>Untuk riwayat akademik, Robert tercatat menempuh pendidikan Diploma\u00a0III Keuangan Spesialisasi Akuntansi\u00a0Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada\u00a0tahun 1981. Dia melanjutkan pendidikannya dengan mengambil Diploma IV di STAN dari tahun 1985 hingga 1987.\u00a0 Untuk pendidikan tingginya, Robert telah meraih gelar Doctor of Philosophy in\u00a0Economics dari University of North\u00a0Carolina at Chapel Hill, USA, tahun 1998.<\/p>\n<p>Adapun untuk mekanisme penunjukan Dirjen Pajak yang baru, diawali dari usulan Menteri Keuangan kepada Presiden. Nantinya, Presiden yang akan menseleksi nama-nama yang telah diusulkan lalu menetapkan Dirjen Pajak yang baru.<\/p>\n<p>Namun, belum bisa berkomentar lebih banyak karena harus menunggu pernyataan langsung dari Presiden Joko Widodo maupun Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati<em>.<\/em><\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"http:\/\/ekonomi.kompas.com\/read\/2017\/11\/23\/162913726\/mengenal-calon-dirjen-pajak-indonesia-yang-baru-robert-pakpahan\">kompas<\/a><\/p>\n<p><strong><em>Catatan:<\/em><\/strong>\u00a0PT. Jamkrida Sulsel melayani Penjaminan kredit, Surety Bond ( Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, Jaminan uang muka, Jaminan Pemeliharaan) dan Kontra Bank Garansi di Sulawesi Selatan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Robert Pakpahan disebut sebagai calon Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan saat ini&#8221;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1123,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[4,75,5],"class_list":["post-1122","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","tag-berita","tag-dirjen-pajak-baru","tag-featured"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/1736156IMG-20160817-090722780x390.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8TjRm-i6","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1122","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1122"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1122\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1124,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1122\/revisions\/1124"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1123"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1122"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1122"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1122"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}