{"id":1629,"date":"2018-03-19T00:21:20","date_gmt":"2018-03-19T00:21:20","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/?p=1629"},"modified":"2018-03-19T04:29:56","modified_gmt":"2018-03-19T04:29:56","slug":"didepan-alumni-ddi-mangkoso-deng-ical-ungkap-pertumbuhan-ekonomi-makassar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/didepan-alumni-ddi-mangkoso-deng-ical-ungkap-pertumbuhan-ekonomi-makassar\/","title":{"rendered":"Didepan Alumni Ddi Mangkoso, Deng Ical Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Makassar"},"content":{"rendered":"<p><strong>POJOKSULSEL.com, MAKASSAR \u2013<\/strong>\u00a0Plt Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI, menghadiri silaturahim Nasional Alumni dan Munas Emas Perguruan Tinggi Darud Da\u2019wah Wal Irsyad (DDI) Mangkoso, di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu (17\/3).<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut mengambil tema Akutalisasi peran alumni dalam menggapai cita perjuangan Anre Guruta.<\/p>\n<div class=\"code-block code-block-2\"><\/div>\n<p>Didepan ratusan alumni DDI Mangkoso, Deng Ical mengungkapkan tingkat pertumbuhan Makassar secara ekonomi.<\/p>\n<p>Menurutnya, saat ini tingkat pertumbuhaan ekonomi Makassar berada di atas rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan bahkan secara nasional.<\/p>\n<p>\u201cPada pidato kenegaraan terahir SBY di tahun 2014, beliau bilang bahwa Makassar itu mengalahkan tingkat pertumbuhan ekonomi\u00a0 Tiongkok dan Jepang. Bahkan Presiden Jokowi juga sempat mengatakan seperti itu,\u201d ungkap Deng Ical<\/p>\n<p>Namun lanjut dia, dibalik pertumbuhan ekonomi Makassar yang luar biasa tingginya, juga ada satu masalah yang sangat berbahayanya di Kota Makassar yaitu gini rasio yang juga cukup tinggi mencapai 0,42 persen<\/p>\n<p>\u201cKalau ilmu sosial bilang gini rasio di atas 0,4 itu sangat rawan terjadi konflik sosial. Seperti lagunya roma irhama yang kaya semakin kaya yang miskin tambah hancur, seperti ini yang terjadi di Kota Makassar,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Tapi yang membuat ketahanan sosial Makassar bisa kuat dan hingga saat ini masih bisa bertahan, karena ada alim ulama di dalamnya dan juga alumni DDI Mangkoso yang sudah berkontribus buat kemajuan Kota Makassar.<\/p>\n<p>\u201cJika tidak ada mangkoso maka pasti sudah terjadi perkelahian antara suku dan agama, tapi alhamdulillah Makassar tidak pernah terjadi seperti itu karena ada alim ulama yang selalu memberikan wejangan-wejangan sehingga Makassar bisa kuat,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, Deng Ical memberikan apresiasi kepada pengurus dan alumni DDI mangkoso yang telah berkontribusi terhadap kemajuan Kota Makassar.<\/p>\n<p>\u201cSudah saatnya kita banguj rasa percaya diri bahwa tidak mungkin Makassar ini aman, nyaman dan damai kalau tidak ada alim ulama di dalamnya,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>\u201cBayangkan meki banyaknya alumni Mangkoso yang sudah menjadi imam dan ustd, mereka semua yang menjadi perekat sosial di masyarakat Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n<div>sumber:<a href=\"http:\/\/POJOKSULSEL.com\">POJOKSULSEL.com<\/a><\/div>\n<div class=\"content-text-editor\"><\/div>\n<div class=\"content-text-editor\">\u00a0<strong><em>Catatan:<\/em><\/strong>\u00a0PT. Jamkrida Sulsel melayani Penjaminan kredit, Surety Bond ( Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, Jaminan uang muka, Jaminan Pemeliharaan) dan Kontra Bank Garansi di Sulawesi Selatan.<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada pidato kenegaraan terahir SBY di tahun 2014, beliau bilang bahwa Makassar itu mengalahkan tingkat pertumbuhan ekonomi  Tiongkok dan Jepang. Bahkan Presiden Jokowi juga sempat mengatakan seperti itu,\u201d ungkap Deng Ical<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1633,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[21,114,23,104,20],"class_list":["post-1629","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","tag-ekonomi","tag-ekonomi-makassar","tag-indonesia","tag-penjaminan-kredit","tag-umkm"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/ekonomi.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8TjRm-qh","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1629","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1629"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1629\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1635,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1629\/revisions\/1635"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1633"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1629"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1629"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1629"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}