{"id":18494,"date":"2021-04-23T01:18:14","date_gmt":"2021-04-23T01:18:14","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/?p=18494"},"modified":"2021-04-23T01:46:06","modified_gmt":"2021-04-23T01:46:06","slug":"manokwari-berstatus-waspada-virus-demam-babi-afrika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/manokwari-berstatus-waspada-virus-demam-babi-afrika\/","title":{"rendered":"Manokwari Berstatus Waspada Virus Demam Babi Afrika"},"content":{"rendered":"<p>CNN Indonesia &#8212;<\/p>\n<p>Pemerintah Kabupaten\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/tag\/manokwari\">Manokwari<\/a>\u00a0<\/strong>menetapkan status waspada virus demam babi afrika atau &#8220;Africanswinefever&#8221; (ASF), yang diduga sebagai penyebab kematian ratusan ternak babi di daerah itu.<\/p>\n<div id=\"_forkInArticleAdContainer\"><ins><\/p>\n<div id=\"beacon_71baaef252\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/wtf2.forkcdn.com\/www\/delivery\/lg.php?bannerid=0&amp;campaignid=0&amp;zoneid=7574&amp;loc=https%3A%2F%2Fwww.cnnindonesia.com%2Fnasional%2F20210423071947-20-633700%2Fmanokwari-berstatus-waspada-virus-demam-babi-afrika&amp;referer=https%3A%2F%2Fwww.cnnindonesia.com%2F&amp;cb=71baaef252\" alt=\"\" width=\"0\" height=\"0\" \/><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><\/ins><\/div>\n<div id=\"null\"><\/div>\n<p>Status waspada ditetapkan dalam Surat Edaran (SE) Bupati Manokwari Nomor: 524.3\/324 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit pada ternak babi di wilayah kabupaten Manokwari, Kamis.<\/p>\n<p>Bupati Hermus Indou dalam SE itu menginformasikan, virus demam babi afrika atau ASF belum ditemukan vaksin atau obat untuk menanggulanginya dan menyebabkan kematian tinggi pada ternak babi.<\/p>\n<p>&#8220;Virus ini dapat menular melalui kontak langsung, serangga, pakaian, peralatan peternakan, kendaraan dan pakan yang terkontaminasi,&#8221; kata Hermus\u00a0seperti dikutip dari\u00a0<em>Antara<\/em>, Jumat (23\/4).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hermus\u00a0juga mengimbau kepada peternak dan penjual produk daging babi untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap virus AFS dengan penerapan budaya biosekunti yang baik.<\/p>\n<p>&#8220;Peternak babi agar menjaga kebersihan kandang, tidak memberikan pakan sisa rumah tangga, restoran, pelabuhan, dan hotel karena dapat menjadi media penularan virus AFS,&#8221; ujar Hermus.<\/p>\n<p>Imbauan berikutnya kepada masyarakat agar melapor kepada dinas peternakan atau petugas lapangan, jika mendapatkan informasi ternak babi yang sakit atau mati secara mendadak.<\/p>\n<p>Hermus\u00a0mengajak masyarakat untuk menguburkan ternak Babi yang ditemukan mati tanpa sebab.<\/p>\n<p>&#8220;Demi mencegah penularan lebih meluas, masyarakat dilarang membuang bangkai ternak babi ke sungai, laut atau hutan sekitar tempat permukiman warga,&#8221; kata Hermus.<\/p>\n<p>Melalui SE itu, Hermus Indou memberikan atensi khusus kepada Dinas teknis terkait untuk melakukan langkah antisipasi dan pencegahan dampak lingkungan.<\/p>\n<p>&#8220;Para kepala distrik dan kelurahan diingatkan, untuk berpartisipasi aktif memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat atas Surat Edaran ini,&#8221; kata Hermus.<\/p>\n<p>Sementara, laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Manokwari kasus kematian ternak babi di daerah itu mencapai 171 ekor ternak dalam dua pekan terakhir.<\/p>\n<p>&#8220;Data terakhir, sebayak 171 ternak babi milik warga kabupaten Manokwari mati. Itu tersebar di wilayah Borobudur kelurahan Padarni Distrik Manokwari Barat, Distrik Manokwari Utara dan Distrik Warmare,&#8221; kata Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Manokwari Wanto.<\/p>\n<p>Ia menuturkan kasus kematian ternak babi di daerah itu masih terus dipantau sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium BBVet Maros oleh tim terpadu provinsi Papua Barat.<\/p>\n<p>&#8220;Belum diketahui secara pasti penyebab kematian ratusan ternak babi ini, kami masih berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua Barat,&#8221; kata Wanto.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>dikutip oleh :\u00a0https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20210423071947-20-633700\/manokwari-berstatus-waspada-virus-demam-babi-afrika<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CNN Indonesia &#8212; Pemerintah Kabupaten\u00a0Manokwari\u00a0menetapkan status waspada virus demam babi afrika atau &#8220;Africanswinefever&#8221; (ASF), yang diduga sebagai penyebab kematian ratusan ternak babi di daerah itu. &nbsp; Status waspada ditetapkan dalam Surat Edaran (SE) Bupati Manokwari Nomor: 524.3\/324 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit pada ternak babi di wilayah kabupaten Manokwari, Kamis. Bupati Hermus Indou dalam SE itu menginformasikan, virus demam babi afrika atau ASF belum ditemukan vaksin atau obat untuk &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18495,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3,1],"tags":[],"class_list":["post-18494","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","category-uncategorized"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/saqzTIvd0h.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8TjRm-4Oi","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18494"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18494\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18497,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18494\/revisions\/18497"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18495"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18494"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18494"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}