{"id":20457,"date":"2022-06-15T00:54:52","date_gmt":"2022-06-15T00:54:52","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/?p=20457"},"modified":"2022-06-15T00:54:52","modified_gmt":"2022-06-15T00:54:52","slug":"pemerintah-bakal-ubah-skema-subsidi-jadi-berbasis-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/pemerintah-bakal-ubah-skema-subsidi-jadi-berbasis-orang\/","title":{"rendered":"Pemerintah Bakal Ubah Skema Subsidi Jadi Berbasis Orang"},"content":{"rendered":"<p>CNN Indonesia &#8212; Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)\u00a0Febrio Kacaribu mengatakan pemerintah akan mengubah skema pemberian subsidi dari subsidi terbuka menjadi berbasis orang.<br \/>\nHal ini lantaran mayoritas LPG 3 kg dan BBM bersubsidi dinikmati oleh masyarakat golongan mampu.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau kita lihat bagaimana manfaat yang diterima masyarakat terhadap LPG memang terlihat sekali dinikmati oleh hampir seluruh masyarakat yang justru kelompok mampu,&#8221; kata Febrio, mengutip Antara, Selasa (14\/6).<\/p>\n<p>Terkait LPG 3 kg, Febrio mengatakan hanya 23,3 persen masyarakat termiskin yang menikmati komoditas itu. Sisanya, yaitu 57,9 persen adalah orang golongan mampu.<\/p>\n<p>Sedangkan untuk BBM bersubsidi, 60 persen masyarakat terkaya menikmati hampir 80 persen dari total konsumsi atau 33,3 liter per rumah tangga per bulan.<\/p>\n<p>Sisanya, yaitu 40 persen masyarakat terbawah hanya menikmati konsumsi BBM bersubsidi sebanyak 17,1 liter per rumah tangga per bulan.<\/p>\n<p>&#8220;Nah ini lah yang menjadi evaluasi bagi kita untuk semakin bisa pertajam kebijakan subsidi ke depan,&#8221; tegas Febrio.<\/p>\n<p>Selain karena didominasi oleh masyarakat golongan mampu, perubahan skema pemberian subsidi juga dikarenakan beban yang ditanggung negara semakin berat.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, 80 persen LPG di Indonesia berasal dari impor. Adanya konflik geopolitik membuat harga komoditas semakin meningkat.<\/p>\n<p>Kendati, meskipun harga gas naik, Harga Jual Eceran (HJE) LPG di Indonesia tetap Rp4.250 per kg sejak 2010. Padahal, harga keekonomiannya kini mencapai Rp19.609 per kg.<\/p>\n<p>&#8220;Ini menunjukkan besarnya beban dari subsidi LPG yang kita lakukan tapi ini keputusan dari kita bersama untuk menjaga daya beli di tengah ketidakpastian 2022,&#8221; jelas Febrio.<\/p>\n<p>Begitu pun dengan BBM bersubsidi di mana selisih antara harga penetapan dengan harga keekonomian dari BBM jenis solar saat ini sangat tinggi, yakni Rp5.150 untuk harga penetapan dan keekonomian Rp12.170.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CNN Indonesia &#8212; Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)\u00a0Febrio Kacaribu mengatakan pemerintah akan mengubah skema pemberian subsidi dari subsidi terbuka menjadi berbasis orang. Hal ini lantaran mayoritas LPG 3 kg dan BBM bersubsidi dinikmati oleh masyarakat golongan mampu. &#8220;Kalau kita lihat bagaimana manfaat yang diterima masyarakat terhadap LPG memang terlihat sekali dinikmati oleh hampir seluruh masyarakat yang justru kelompok mampu,&#8221; kata Febrio, mengutip Antara, Selasa (14\/6). Terkait LPG &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20458,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3,1],"tags":[],"class_list":["post-20457","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","category-uncategorized"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/kenaikan-harga-gas-elpiji-non-subsidi_169-1.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8TjRm-5jX","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20457","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20457"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20457\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20459,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20457\/revisions\/20459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20458"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20457"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20457"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20457"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}