{"id":20839,"date":"2022-10-18T01:39:18","date_gmt":"2022-10-18T01:39:18","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/?p=20839"},"modified":"2022-10-18T01:39:18","modified_gmt":"2022-10-18T01:39:18","slug":"neraca-perdagangan-indonesia-tekor-dari-australia-thailand-dan-brasil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/neraca-perdagangan-indonesia-tekor-dari-australia-thailand-dan-brasil\/","title":{"rendered":"Neraca Perdagangan Indonesia Tekor dari Australia, Thailand dan Brasil"},"content":{"rendered":"<p>CNN Indonesia &#8212; Neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus US$4,99 miliar pada September 2022, namun defisit alias tekor dagang terhadap Australia, Thailand, dan Brasil.<br \/>\n&#8220;Ada tiga negara dengan defisit neraca perdagangan nonmigas terbesar di September 2022,&#8221; papar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto, Senin (17\/10).<\/p>\n<p>Data BPS mencatat Indonesia mengalami defisit dagang terbesar ke Australia senilai US$647,5 juta. Dari nilai tersebut, komoditas penyumbang tersebut adalah bahan bakar mineral, serealia, logam mulia dan perhiasan\/permata.<\/p>\n<p>Dengan Thailand, Indonesia tekor dagang US$334 juta. Komoditas penyumbang defisit terbesar adalah mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya, plastik dan barang dari plastik, kendaraan dan bagiannya.<\/p>\n<p>Terakhir, Indonesia defisit US$263,1 juta terhadap Brasil pada September kemarin. Komoditas penyumbang utama adalah ampas dan sisa industri makanan, gula dan kembang gula, serta daging hewan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Indonesia surplus dagang dengan Amerika Serikat senilai US$1,25 miliar. Komoditas penyumbang adalah mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, alas kaki, lemak hewan dan minyak hewani\/nabati.<\/p>\n<p>Indonesia juga surplus dagang dengan India senilai US$1,21 miliar. Komoditas penopangnya adalah lemak dan minyak hewani\/nabati, bahan bakar mineral, besi dan baja.<\/p>\n<p>Surplus dagang selanjutnya dengan Filipina senilai US$1,13 miliar yang ditopang oleh bahan bakar mineral, kendaraan dan bagiannya, bijih logam, terak, dan abu.<\/p>\n<p>Baca artikel CNN Indonesia &#8220;Neraca Perdagangan Indonesia Tekor dari Australia, Thailand dan Brasil&#8221; selengkapnya di sini: https:\/\/www.cnnindonesia.com\/ekonomi\/20221017134859-92-861575\/neraca-perdagangan-indonesia-tekor-dari-australia-thailand-dan-brasil.<\/p>\n<p>Download Apps CNN Indonesia sekarang https:\/\/app.cnnindonesia.com\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CNN Indonesia &#8212; Neraca perdagangan Indonesia tercatat surplus US$4,99 miliar pada September 2022, namun defisit alias tekor dagang terhadap Australia, Thailand, dan Brasil. &#8220;Ada tiga negara dengan defisit neraca perdagangan nonmigas terbesar di September 2022,&#8221; papar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto, Senin (17\/10). Data BPS mencatat Indonesia mengalami defisit dagang terbesar ke Australia senilai US$647,5 juta. Dari nilai tersebut, komoditas penyumbang tersebut adalah bahan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20840,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3,1],"tags":[],"class_list":["post-20839","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","category-uncategorized"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/neraca-perdagangan-indonesia_169.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8TjRm-5q7","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20839","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20839"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20839\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20841,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20839\/revisions\/20841"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20840"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20839"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20839"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20839"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}