{"id":9382,"date":"2019-02-14T02:52:06","date_gmt":"2019-02-14T02:52:06","guid":{"rendered":"http:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/?p=9382"},"modified":"2019-02-14T02:53:04","modified_gmt":"2019-02-14T02:53:04","slug":"penguatan-dolar-memudar-rupiah-sesi-pagi-bangkit-perlahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/penguatan-dolar-memudar-rupiah-sesi-pagi-bangkit-perlahan\/","title":{"rendered":"Penguatan Dolar Memudar, Rupiah Sesi Pagi Bangkit Perlahan"},"content":{"rendered":"<div class=\"tribun-mark\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengawali perdagangan, Rabu (13\/2\/2019) dengan penguatan tipis setelah dalam beberapa hari terakhir tertekan cukup dalam. Rupiah dalam sesi pagi tengah pekan hari ini mencoba memanfaatkan memudarnya penguatan dolar terhadap rival-rivalnya.Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka menguat menjadi Rp14.027\/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah mulai balik melawan untuk mematahkan kinerja buruk kemarin Rp14.088\/USD.Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga melaju pada zona hijau ke posisi Rp14.030\/USD. Rupiah menunjukkan penguatan pada tengah pekanuntuk menjadi sinyal perbaikan usai sebelumnya parkir di level Rp14.070\/USD.<\/p>\n<p>Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi juga merayap menjadi Rp14.027\/USD atau sedikit lebih baik dengan pergerakan harian Rp14.015 hingga Rp14.085\/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kebangkitan rupiah, setelah kemarin menyusut Rp14.065\/USD.<\/p>\n<p>Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange melesat ke level Rp14.305\/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.416\/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.305-Rp14.380\/USD.<\/p>\n<p>Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, dolar berangsur lebih rendah terhadap rival-rivalnya seiring meningkatnya ekspektasi terobosan untuk memecahkan kebuntuan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Sentimen tersebut membuat investor melirik euro dan mata uang Asia.<\/p>\n<p>Euro naik 0,1% menjadi 1,1334 terhadap dolar, sementara dolar Australia dan dolar kiwi masing-masing menguat 0,1% menjadi 0,7102 dan 0,6742 saat berhadapan dengan dolar AS.<\/p>\n<div id=\"amg-in-article-wrapper\">\n<p>Indeks dolar, yang mengukur nilainya versus enam mata uang utama lainnya, sedikit lebih rendah di posisi 96,65 setelah kehilangan 0,35% pada perdagangan Selasa, kemarin. Selain itu dolar juga terlihat mendatar versus Yen Jepang menjadi 110,50.<\/p>\n<\/div>\n<p>Pada tempat lain, Poundsterling sedikit lebih tinggi dalam awal perdagangan Asia ke level 1,2896 melawan USD. Para pelaku pasar berharap Pounds Inggris tetap stabil selama beberapa minggu mendatang.<\/p>\n<p>Inggris sendiri akan meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret tanpa kesepakatan kecuali jika Perdana Menteri Theresa May dapat membujuk blok tersebut untuk mengubah kesepakatan perceraian yang dia sepakati tahun lalu.<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"tribun-mark\">Sumber : Sindonews.com<\/div>\n<p><em>Catatan:\u00a0<\/em><span style=\"font-size: 1rem;\">\u00a0PT. Jamkrida Sulsel melayani Penerbitan Sertifikat Penjaminan kredit, Surety Bond ( Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, Jaminan uang muka, Jaminan Pemeliharaan) dan Kontra Bank Garansi di Sulawesi Selatan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengawali perdagangan, Rabu (13\/2\/2019) dengan penguatan tipis setelah dalam beberapa hari terakhir tertekan cukup dalam.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9370,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[133,21,23,102,104,134,20],"class_list":["post-9382","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","tag-daerah","tag-ekonomi","tag-indonesia","tag-koperasi","tag-penjaminan-kredit","tag-selawesi-selatan","tag-umkm"],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/3438020263.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8TjRm-2rk","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9382","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9382"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9382\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9385,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9382\/revisions\/9385"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9370"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jamkridasulsel.co.id\/info\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}