Gawat! 14 Kabupaten Kota di Sulsel Terjangkit PMK, Jeneponto Terbanyak

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Hewan ternak terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah menyebar ke 14 kabupaten/kota.

Total keseluruhan hewan ternak terjangkit per tanggal 31 Juli 2022 sebanyak 1.805 ekor.

Berikut data hewan ternak yang terjangkit PMK di 14 kabupaten/kota di Sulsel.

Kabupaten Tana Toraja sebanyak 52 kasus. Ternak sembuh 33. Tersisa 19 kasus. Untuk potong bersyarat dan mati tidak ada.

Kabupaten Toraja Utara sebanyak 147 kasus. Dipotong bersyarat satu, mati enam, dan sembuh 33. Tersisa 127 kasus.

Kabupaten Bone sebanyak 223 kasus. Dipotong bersyarat satu, mati sembilan, dan sembuh 50. Tersisa 163 kasus.

Kota Makassar sebanyak 138 kasus. Dipotong bersyarat 25 dan mati tujuh. Tersisa 106 kasus. Sampai saat ini belum ada ternak sembuh.

Kabupaten Gowa sebanyak 116 kasus. Dipotong sebelas. Tersisa 105 kasus. Sampai saat ini belum ada ternak sembuh maupun mati.

Kabupaten Jeneponto sebanyak 689 kasus. Dipotong satu, mati enam, dan sembuh 14. Tersisa 668 kasus.

Kabupaten Bantaeng sebanyak 60 kasus. Dipotong 14, dan sembuh 12. Tersisa 34 kasus. Sampai saat ini belum ada ternak mati.

Kabupaten Takalar sebanyak 162 kasus. Ternak mati satu ekor. Tersisa 161 kasus. Belum ada ternak dipotong dan sembuh.

Kabupaten Enrekang sebanyak 32 kasus. 13 sembuh. Tersisa 19. Sampai saat ini belum ada mati dan sembuh.

Kabupaten Luwu sebanyak 32 kasus. 13 diantaranya sembuh. Sehingga tersisa 19 kasus. Sampai saat ini belum ada dipotong dan mati.

Kota Palopo sebanyak 57 kasus. Dipotong 56, dan mati satu.

Kabupaten Bulukumba sebanyak 79 kasus. Sampai saat ini belum ada perubahan.

Kabupaten Maros sebanyak 17 kasus dan semuanya telah dipotong.

Kabupaten Sinjai sebanyak 20 kasus. Dipotong dua. Tersisa 18. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *