Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan nilai tukar rupiah hingga saat ini masih bergerak di bawah nilai fundamentalnya (undervalue). Meski demikian, ia optimistis rupiah masih bisa menguat dengan berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan BI. “Tentu saja ada potensi nilai tukar rupiah menguat, namun masih ada ketidakpastian dan risiko tekanan dari sisi global kenaikan US treasury yield,” ujarnya di komisi XI, Rabu (2/6). Optimisme penguatan rupiah tersebut, lanjut Perry, juga didukung dengan tingginya cadangan devisa Indonesia yakni …
